Janji :D
Mulut bisa mengungkapkan banyak hal. Kebenaran, kebohongan, ketidakadilan, dan bahkan kehidupan … orang lain. :p. Mulut-mulut ini akan berlumur dosa dan dilapisi pahala. Walau mungkin persentasenya akan lebih banyak yang pertama. Tapi siapa tahu, kita kan hanya manusiayang hanya bisa menebak. Human guesses, God knows! :)
Kemudian mulut ini juga akan mengungkapkan janji-janji. Yang sebagian hanya lewat. Mampir sebentar di telinga yang dijanjikan kemudian hilang tanpa salam perpisahan. Akupun sadar, aku begitu. Janji-janji apa yang telah kubuat untukmu? Banyak. Dan apa yang telah aku tepati? Tidak ada.
Jadi begini, aku akan menghapus semua janji itu. Iya, aku akan membatalkannya sebelum aku melupakannya. Lalu aku akan membuat satu janji lain. Hanya satu. Tak usah banyak-banyak. Yaitu aku berjanji aku tak akan menjanjikanmu apa-apa lagi. Tak ada lagi hati yang bisa kuberi dan cinta yang bisa kau pinta. Perhatian mungkin masih ada, tapi bila kamu terus baik-baik saja maka itu menjadi tak berguna.
Jadi untuk saat ini, aku akan merasai kamu dengan biasa. Aku akan baik-baik saja saat kamu tak ada. Aku tak akan terlalu bahagia saat kita bersama. Pokoknya aku akan biasa-biasa saja. Tidak ada kata-kata manis pun tindakan romantis. Yang aku tahu satu, saat aku masih memikirkanmu dan belum merasa benci dengan apa adanya kamu berarti aku belum mampu melepasmu. :)
